1. Tugas pelaksana kewilayahan dalam hal sebagaimana dimaksud pada pasal 4 ayat (2) meliputi : penyelenggaraan Pemerintahan Nagari, pelaksanaan Pembangunan Nagari, pembinaan kemasyarakatan Nagari, dan pemberdayaan Masyarakat Nagari di Wilayah kerjanya.
  2. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mempunyai fungsi sebagai berikut :
  3. Pembinaan ketentraman dan ketertibanan, pelaksanaan upaya perlindungan masyarakat, mobilitas kependudukan, dan penataan dan pengelolaan Wilayah.
  4. Mengawasi pelaksanaan pembangunan diwilayahnya.
  5. Melaksanakan pembinaan kemasyarakatan dalam meningkatkan kemampuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya.
  6. Melakukan upaya – upaya pemberdayaan masyarakat dalam menunjang kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
  7. Dalam melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) uraian tugas Kepala Kampung meliputi sebagai berikut :
  8. Membantu pelaksanaan Pemerintahan Nagari di Wilayah kerjanya.
  9. Membantu pelaksanan pembangunan Nagari di Wilayah kerjanya.
  10. Melakukan pelayanan rekomendasi kepada Masyarakat dalam bidang administrasi kependudukan di Wilayah kerjnya.
  11. Mengadakan musyawarah pembangunan Kampung guna sampaikan dalam musyawarah pembangunan Nagari.
  12. Melaksanakan gotong royong secara berkala dan berkelanjutan.
  13. Melakukan pembinaan ketentraman dan ketertiban serta mendamaikan perselisihan antara masyarakat dalam Kampung.
  14. Membantu pelaksaan pembinaan kemasyarakatan Nagari diWilayah kerjanya.
  15. Membantu pelaksanaan pemberdayaan masyarakat Nagari di Wilayah kerjanya.
  16. Melaksanakan pemungutan Pajak Bumi Bangunan (PBB) di Wilayah kerjanya.
  17. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh Pimpinan.